Life is blessing, Love is a precious gift from God which we have to share to others.
Translate
Thursday, 8 January 2015
DIDALAM SOSOK YANG LEMAH DAN KEKURANGAN KITA DAPAT MENEMUKAN TUHAN
Kamis, 8 Januari 2015, Ks Luk 4:14-22
Keluarga Jeane dan Paul Briggs dari virginia telah menikah selama 43 th keduanya bertemu saat retret pemuda. Memiliki 5 orang anak kandung dan mempunyai 29 orang anak angkat dan dua anak lagi dari Ghana akan segera bergabung dengan keluarga ini setelah proses adopsi selesai.
Anak - anak ini berasal dari berbagai negara seperti Mexico, Russia, Ukraine dan Ghana anak - anak angkat mereka ini memiliki berbagai macam problem kesehatan seperti polio, Cancer dan Autism.
Keluarga ini tidak meminta bantuan dari pemerintah untuk mencukupi kebutuhan hidup anak - anak yang di adopsi itu, semua keperluan setiap hari di cukupkan dengan penghasilan suaminya yang sangat baik. Bahkan setiap anak telah di buatkan trust fund untuk di pergunakan bila Jeane dan Paul satu saat tidak ada lagi. Mereka mengorganisasi anak - anak mereka dengan baik dan kesabaran mereka dapat di katakan seperti layaknya orang suci, kasih mereka begitu besar bagi anak - anak ini mereka tidak di bedakan dengan anak - anak kandung mereka sendiri, anak - anak ini tidak dianggap anak angkat, tetapi mereka adalah keluarga.
Keluarga ini sungguh luar biasa saya sangat kagum dan terharu ketika melihat penampilan mereka semua dalam wawancara tv pada hari natal lalu.
Ketika kita mau membuka tangan, hati, diri serta hidup kita bagi mereka yang kecil, miskin, lemah dan kekurangan di situlah kita akan menemukan Tuhan, sebab Tuhan ada di antara mereka - mereka itu.
Dalam kitab Nabi Yesaya Yesus menemukan nas "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."
Kasih Tuhan begitu besar bagi mereka yang miskin, kekurangan, yang menderita serta tertindas .Kita anak - anakNya di panggil untuk berbuat sama seperti apa yang Tuhan lakukan sebagaimana yang di jalani oleh keluarga Jeane dan Paul.
Marilah saudara - i ku kita belajar dari teladan hidup keluarga Jeane dan Paul yang mau membuka hati, mengulurkan tangan bagi siapapun tanpa membedakan warna kulit, status sosial, kekurangan secara fisik dan mental, agar kita dapat sungguh menemukan Tuhan dan merasakan kasihNya yang nyata di dalam kehidupan kita masing - masing. Semoga
Ya Tuhan jadikanlah kami pribadi yang rendah hati agar kami dengan tulus mau membuka hati dan mengulurkan tangan bagi saudara - i kami yang membutuhkan sehingga kami di penuhi oleh kasih Mu selalu. Amin
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment