Translate

Sunday, 11 January 2015

IA HARUS SEMAKIN BESAR

Sabtu 10 January 2015, KsYoh 3: 22 - 30

Banyak jalan menuju Roma, kita pasti pernah mendengar ungkapan ini.
Dalam menjalankan pewartaan firman Tuhan ungkapan ini pun berlaku disana, hal ini terbukti dengan adanya berbagai macam ordo yang ada, seperti serikat Yesus/ Yesuit ordo di mana Paus Fransiskus berasal , Carmel, Dominikan, Fransiscan/ Capuchin dan masih banyak lagi yang saya sendiri pun tidak tahu.
Masing - masing ordo mempunyai satu tujuan atau misi yaitu mewartakan firman Tuhan, tetapi mereka menjalankannya dengan cara yang berbeda - beda. Ada yang fokus kepada orang - orang miskin seperti ordo Fransiskan/ Capuchin , ada yang fokus kepada meditasi dan doa seperti ordo carmel, ada yang berfokus pada pendidikan seperti ordo serikat Yesus atau di sebut juga  Yesuit, dan sebagainya.

Sekalipun dalam menjalankan misi pewartaan cara mereka melakukannya berbeda tetapi mereka tetap saling mendukung untuk satu kepentingan yang sama yaitu memuliakan nama Tuhan.
Hal ini dapat kita lihat dari sosok Paus Fransiskus, meskipun dia berasal dari ordo serikat Yesus, tetapi saat dia di lantik menjadi Paus, dia memilih nama Fransiskan karena dia ingin berfokus kepada orang - orang yang kecil, lemah dan tertindas. 

Yohanes yang dengan jujur katakan bahwa dirinya bukan Mesias, sangat mendukung Yesus dalam menjalankan pewartaan kabar suka citaNya.
Seperti seorang sahabat mempelai laki - laki  yang yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu.  Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh.Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.
Sebagaimana Yohanes yang menyadari bahwa dirinya hanya seorang hamba , pembuka jalan bagi Mesias.
Hendaknya kita juga tidak mewartakan firman Tuhan hanya untuk mencari nama ataupun popularitas bagi diri sendiri,  tetapi pewartaan kita hendaknya sungguh - sungguh untuk memperbesar dan memuliakan nama Tuhan.
Nama Tuhanlah yang seharusnya menjadi label bukan nama kita yang menjadi label di dalam renungan yang kita tuliskan atau wartakan. serta hendaknya kita satu dengan yang lainnya saling mendukung dalam pewartaan ini meskipun kita menjalankannya dengan cara yang berbeda. Semoga.

Ya Tuhan berilah kami hati seorang hamba sepeti Yohanes agar apapun yang kami lakukan hanyalah untuk memperbesar dan memuliakan namaMu.

No comments:

Post a Comment