Kamis 22 January 2015, Ks Mrk 3:7-12
Yesus menyuruh murid-murid-Nya menyediakan sebuah perahu bagi-Nya karena orang banyak itu,
supaya mereka jangan sampai menghimpit-Nya.
Ketika membaca ayat ini ada kesan permintaan Yesus terdengar agak egois, Dia mementingkan dirinya sendiri, agar tidak terhimpit orang banyak maka Dia minta di sediakan sebuah perahu.
Bapa mengutus Yesus putraNya kedunia dalam tugas menyelamatkan umat manusia dari dosa dan dalam skenario BapaNya Yesus harus menderita sengsara dan mati di kayu salib, bukan dengan mati terhimpit.
Yesus tidak mau merubah apa yang telah di gariskan oleh BapaNya karena tugas yang di berikan oleh BapaNya adalah tugas yang mulia dengan pengorbanan yang besar yaitu dirinNya sendiri yang di maksudkan menjadi teladan bagi kita anak - anakNya.
Oleh sebab itu Yesus mencari jalan yang baik agar Dia dapat menyelesaikan tugas yang di berikan kepadaNya itu agar semua menjadi genap sesuai yang di firmankanNya.
Orang - orang banyak yang mengikuti Yesus adalah cerminan dari banyaknya dosa - dosa kita, seperti Yesus
hendaknya kita juga menghindar dari dosa - dosa itu agar tidak terhimpit sehingga tidak dapat bangkit kembali.
Tugas kita di dunia inipun belum selesai, sebagai anak- anaknya tugas kita adalah mewartakan kabar keselamatanNya. Bila kita terus berada di dalam lingkaran dosa bagaimana kita dapat menjadi pewarta kabar keselamatanNya, bagaimana juga kita dapat selamat?. Oleh sebab itu saudara - i ku marilah kita memisahkan diri, keluar dari jerat - jerat dosa atau setan itu, agar kita dapat menyelesaikan tugas perutusan kita masing - masing. Semoga
Ya Bapa mampukan kami untuk menyingkirkan diri ini dari segala himpitan dosa agar kami dapat dengan teguh berjalan di dalam jalan kebenaran Mu untuk mewartakan kabar keselamatan hingga tugas kami di dunia ini berakhir.
No comments:
Post a Comment