Selasa 13 January 2015, Ks. Mrk 1:21-28
Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah. Sekalipun roh jahat mengenal Yesus dan takut akan Dia, ketika Yesus mengusirnya dari tubuh orang yang di rasukinya "Diam, keluarlah dari padanya!", segeralah roh itu keluar daripadanya sambil menjerit dengan suara nyaring. Orang - orang yang menyaksikan hal itu takjub dan memperbincangkannya.
Pengalaman ini terjadi sekitar 13 tahun lalu, saat itu kami baru pindah dua minggu di rumah yang baru kami miliki, sebuah rumah kayu yang sudah berusia 40 tahun.
Pagi dini hari sekitar jam satu, setelah suami pergi bekerja saya kembali ketempat tidur, semua lampu di kamar menyala karena tidak dapat tidur saya membaca injil beberapa saat kemudian mulai terasa mengantuk. Saya merebahkan diri membelakangi jendela tiba - tiba terdengar suara ada seseorang masuk dari sana menuju ke tempat tidur mengangkat kelambu saya, terus terang saat itu perasaan saya
sangat takut, sempat bertanya dalam hati bagaimana orang bisa masuk karena semua jendela tertutup rapat dan berjeruji.
Meskipun di warnai rasa takut yang amat sangat itu tetapi saya juga ingin tahu siapa itu yang ada di sebelah saya. Tanpa berpikir panjang saya membalikan badan, persis di sebelah saya ada seorang pria yang berbaring dengan pakaian jas, sangat rapih berusia sekitar 40 th wajahnyapun tidak menakutkan, lalu dia membelai rambut saya, saat itu badan saya terasa beku, kaku seperti patung terasa tidak ada darah yang
mengalir, hanya dapat melihat tetapi tidak dapat bergerak.
Saya sadar bahwa ini adalah roh jahat yang berbentuk manusia atau setan, dengan kekuatan yang ada saya mencoba untuk berdoa, saat itu doa yang saya ingat hanya Bapa Kami. Baru mulai dengan Bapa Kami doa saya sudah terputus, sepertinya dia mencoba untuk mengacaukan konsentrasi doa saya, saya mencoba lagi berdoa dengan lebih fokus, kalimat doa saya mulai lebih panjang, lalu terhenti kembali, baru di kali yang ketiga saya berhasil menyelesaikan seluruh doa Bapa Kami dan saat itu juga dia pergi dari hadapan saya.
Siang hari ketika suami kembali dari bekerja saya menceritakan hal itu, lalu dia katakan kepada saya seminggu sebelumnya, sabtu dini hari ketika saya pergi berjualan sayur di market bersama seorang teman, dirinya pun di datangi oleh setan meski tidak terlihat rupanya,tetapi dia merasakan ranjang tidur di guncang - guncangkan dengan begitu hebatnya suami saya katakan saat itu dia sangat takut.
Suami saya yang sebelumnya tidak percaya akan setan karena selama hidup di Indonesia sejak kecil tidak pernah mengalami hal seperti ini, setelah mengalami kejadian itu sendiri dia baru percaya bahwa setan itu ada.
Sekalipun setan itu ada dan nyata bukan hanya yang berada di luar kita tetapi yang lebih jahat adalah yang berada didalam diri kita sendiri yaitu keinginan - keinginan daging kita namun dia dapat di kalahkan oleh kekuatan TUHAN. Oleh sebab itu Percayakan dan andalkanlah Tuhan selalu di dalam kehidupan kita maka segala kejahatan akan di hancurkanNya dan hidup kita akan selalu di pelihara dalam lindunganNya. Semoga
Ya Tuhan kami percaya bahwa tiada kuasa dan kekuatan yang melebihi Engkau oleh sebab itu kami menyerahkan hidup kami sepenuhnya hanya kepadaMu. Amin.
No comments:
Post a Comment