Keinginan ku untuk menulis sampai saat ini masih sangat besar, namun kemampuan ku yang justru berkurang jauh. Setelah mengalami cedera di bagian leher saat bekerja pada bulan mei tahun 2013. Karena bergesernya tulang belakang bagian leher, maka aku sempat tidak mempunyai kemampuan untuk mengangkat benda yang beratnya melebihi satu buah nampan, juga tidak dapat duduk, atau berdiri lama dan yang paling membuat aku tersiksa karena tidak dapat tidur sebab seluruh kepala terasa berat seperti terisi oleh angin. Untuk itu rumah sakit tempat ku bekerja memberikan rujukan kepada dokter specialis syaraf dan perawatan physio selama 8 bulan yang seluruh biayanya di tanggung oleh mereka.
Namun sampai treatment berakhir keadaan ku tidak dapat kembali normal seperti semula, sampai saat ini kepala sering pusing terlebih saat melakukan pekerjaan atau menulis yang membuat aku harus menundukkan kepala. Ku usahakan tidak membiasakan memakan obat penghilang sakit,
hanya bila rasa pusing itu berlarut - larut dan sudah tidak kuat lagi untuk menahannya.
Apakah aku putus asa atau kecewa dengan keadaan saat ini? aku katakan tidak, melainkan tetap bersyukur karena Tuhan masih memberikan aku kemampuan untuk melakukan pekerjaan dan hal lain serta menulis meskipun tidak maksimal seperti dahulu lagi.
Aku katakan bersyukur karena banyak orang lainnya yang mengalami cedera hingga sama sekali hilang kemampuannya, mereka menjadi total lumpuh harus berada di kursi roda dan hidupnya menjadi sangat tergantung pada orang lain.
Hanya dengan mau melihat keadaan mereka di sekitar kita yang kurang beruntung maka kita dapat mensyukuri keadaan apapun yang kita alami pada saat ini sehingga kita tetap dapat menjalani hidup ini dengan penuh suka cita.
Tidak dapat menerima keadaan kita saat ini dan kecewa hanya akan membuat langkah hidup kita semakin berat, tetapi dengan mau menerima keadaan apapun yang Tuhan berikan saat ini maka langkah kita kedepanpun akan menjadi ringan. Semoga.
No comments:
Post a Comment