Mengamati rumput - rumput yang tertiup angin, seakan mereka menikmati tiupan angin itu sebagai irama kepasrahan yang berhembus, menerpa kekiri dan kekanan ada saatnya rumput - rumput itu tertunduk lelah, namun kekita angin berhenti menerpa, seketika itu juga mereka tegak kembali, terlihat tanpa beban derita yang tersisa.
Hidup kita ini tidak akan pernah lepas dari tiupan angin dimanapun dan kapanpun itu, hanya terkadang kita tidak rasakan, sebab tiupannya lembut sekali. Bila kita mengikuti tiupan angin itu dengan kepasrahan, hidup yang kita jalani ini walaupun selalu di goyang oleh angin tidak akan terasa berat, dan ada saatnya angin itu akan berhenti untuk memberikan kita kesempatan berbenah diri, tetap waspada serta lebih tegar lagi dalam menghadapi hidup ini yang mungkin akan di goyang oleh angin yang lebih besar.
Maka tanamkanlah irama kepasrahan didalam diri dan bertekun didalam doa agar kita di kuatkan olehNya,
sehingga kita dapat menikmati tiupan angin itu sebagai IRAMA KEPASRAHAN.
Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN , maka terlaksanalah segala rencanamu. Amsl 16 : 3
No comments:
Post a Comment