Mat 18:21-35
Paus Yohanes Paulus ke II pernah mengalami pencobaan pembunuhan yang dilakukan oleh seorang pemuda Turki Mehmet Ali Agca pada 13 Mei 1981, yang menembaknya di lapangan Santo Petrus.
Setelah sembuh dari lukanya Paus bergegas menemui pemuda itu,Ia merangkul dan memaafkan orang yang berniat membunuhnya itu. Kisah ini sungguh luar biasa dan tercatat di dalam sejarah.
Memang pada kenyataannya Tidak mudah untuk mengampuni orang yang telah menyakiti secara fisik, memfitnah, mencaci, menghianati dan sebagainya Apa yang di lakukan Paus Yohanes Paulus ke II adalah tindakan pengampunan yang nyata seperti yang Tuhan kehendaki agar kita mengampuni Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali,yang artinya mengampuni tanpa batas.
Ampunilah kesalahan kami seperti kamipun mengampuni orang yang bersalah kepada kami, kata - kata inilah yang selalu kita ucapkan di dalam doa Bapa kami yang Tuhan ajarkan, Kita memohon kepada Tuhan untuk diampuni dosanya tetapi apakah kita juga sudah mengampuni mereka yang bersalah kepada kita?
Sebab Tuhan akan mengampuni kesalahan kita bila kita juga mengampuni mereka yang bersalah kepada kita. Maka mulailah dari diri kita sendiri dahulu untuk mengampuni, dengan mengampuni secara tulus segala beban berat yang menyesakan dada itu akan terlepas seketika sehingga kita akan merasakan kelegaan. Bila mengampuni itu hal yang baik mengapa kita tidak mau untuk melakukannya?
No comments:
Post a Comment