Translate

Monday, 16 March 2015

Setetes embun rohani ... SEMAKIN KAYA SEMAKIN PEDULI

Luk 16:19-31

Semakin kaya semakin pelit, ada pepatah seperti ini yang pastinya pernah kita dengar atau mungkin juga terucap.Seorang kaya yang di kisahkan oleh penginjil Lukas yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan itulah salah seorang kaya yang pelit itu. Dia tidak mau berbagi apa yang di milikinyakepada Lazarus yang miskin yang menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu.

Tetapi Allah kita adalah Allah yang adil yang selalu melihat segala sesuatunya dengan kaca mata KASIH, Dia tidak membiarkanLazarus yang miskin terus menderita, oleh sebab itu Tuhan memberikan penghiburan kepadanya setelah kematiannya, sebaliknya orang yang kaya itu mendapatkan penderitaan, karena dia telah menerima segala yang baik semasa hidupnya.

Tidak salah untuk orang menjadi kaya, tetapi Tuhan menginginkan agar menjadi orang kaya yang peduli kepada penderitaan sesama,  bukan mengumpulkan kekayaan hanya untuk menyenangkan diri sendiri saja.
Pada masa prapaskah ini kita semua diajak untuk semakin peduli dan berbagi kepada mereka yang miskin dan papa melalui aksi kepedulian kita masing - masing. Marilah kita melakukannya dengan kesungguhan serta ketulusan. Semoga.

No comments:

Post a Comment