Dalam
perjalanan ke paris untuk menghadiri pernikahan adik , saya sempat di
tahan dan di interogasi oleh polisi federal, serta akan di deportasi
bila terbukti surat - surat saya palsu. Semua ini berawal dari
perkenalan saya dengan seorang wanita muda di pesawat yang duduk di
belakang saya, dia bertanya kepada saya melalui celah diantara tempat
duduk, bagaimana caranya mengisi formulir kedatangan yang harus di
serahkan di imigrasi, dia bertanya dalam bahasa inggris, kemudian saya
membantu dia untuk mengisi formulir itu, lalu kita mulai saling
berkenalan, ternyata dia juga dari indonesia. Ketika tiba di paris
airport kita tetap bersama sambil mengobrol, sampai di imigrasi, dia
berada di depan saya, dia menyerahkan pasportnya, petugas menyuruh dia
duduk, lalu memanggil saya kemudian menyuruh saya duduk juga. Bingung
saya ada apa ini, sampai sudah tidak ada orang lagi yang antri saya
mendatangi petugas, ada apa dengan saya? dia tidak menjawab, sebaliknya
dia bertanya siapa yang menjemput kamu disini? adik saya begitu jawabku
dan dia mau pergi kerja, dia sesudah menunggu lama, petugas katakan,
nanti saya antar kamu, lalu meminta saya duduk kembali. Tidak berapa
lama, saya datangi lagi petugas itu, kata kamu mau mengantar saya
bertemu adik saya, kapan? dia mau kerja, pasti dia cemas saya katakan,
petugas bertanya kepada saya, apakah ada surat yang menyatakan kamu dan
dia bersaudara? woowww...mana mungkin saya bawa surat keluarga saya
katakan, kalau kamu tidak percaya lihat saja wajah saya dan dia sama,
kita seperti kembar. Tidak berapa lama, seorang polisi federal membawa
pasport saya keluar untuk mencari adik saya, sejenak kemudian dia
kembali lagi sambil menganggukkan kepalanya kepada petugas yang lain.
Kemudian saya mendengar nama adik saya di panggil melalui pengeras
suara, dan saya sendiri pun di bawa kedalam ruangan lain yang terpisah,
dengan seorang polisi dan seorang petugas imigrasi didalamnya, mereka
menginterogasi saya dengan berbagai pertanyaan dan menggeledah tas saya ,
setelah selesai pemeriksaan sesaat kemudian pintu di buka, ternyata itu
adik saya, dia datang bersama polisi, dan langsung berbicara dengan
petugas imigrasi yang menginterogasi saya, yang ternyata adik saya
kenal, dari nada suaranya dan raut wajahnya saya tau pasti adik saya
marah, walaupun saya tidak mengerti secara detail apa yang mereka
bicarakan, karena dalam bahasa perancis.
Saya di perbolehkan pergi, dan petugas meminta maaf, lalu adik saya menjelaskan kepada saya bahwa mereka mengira saya berkomplot dengan wanita muda tadi, karena terlihat berbicara akrab, sebab wanita itu ternyata menggunakan pasport palsu.
Alamaaakkkkk apesnya...nolong malah kepentung judulnya..hehehe.....pengalaman seperti ini pasti akan ada dimana saja, mungkin saudara - i ku juga sudah pernah mengalami hal - hal yang hampir sama, bermaksud baik akhirnya kena batunya. Tapi janganlah hal ini membuat kita menjadi jera untuk membantu orang lain, juga membantu orang yang kita tidak kenal, kita harus hati - hati dan waspada itu tepatnya, dan percayalah bila niat kita baik, walaupun kita masuk di dalam perangkap, jerat setan, Tuhan tidak akan membiarkan kita menderita, karena kekuatanNya akan melepaskan kita, sebab kekuatanNya melebihi dari apapun yang ada di bumi ini, kuncinya adalah percaya dan berserah didalam doa.
Maka teruslah membantu sesamu JANGAN JERA & TAKUT...walaupun perangkap setan itu ada di mana - mana. Karena Tuhan yang akan berperang bagi kita.
Janganlah takut kepada mereka, sebab TUHAN Allahmu Dialah yang berperang untukmu. Ul. 3 : 22
Saya di perbolehkan pergi, dan petugas meminta maaf, lalu adik saya menjelaskan kepada saya bahwa mereka mengira saya berkomplot dengan wanita muda tadi, karena terlihat berbicara akrab, sebab wanita itu ternyata menggunakan pasport palsu.
Alamaaakkkkk apesnya...nolong malah kepentung judulnya..hehehe.....pengalaman seperti ini pasti akan ada dimana saja, mungkin saudara - i ku juga sudah pernah mengalami hal - hal yang hampir sama, bermaksud baik akhirnya kena batunya. Tapi janganlah hal ini membuat kita menjadi jera untuk membantu orang lain, juga membantu orang yang kita tidak kenal, kita harus hati - hati dan waspada itu tepatnya, dan percayalah bila niat kita baik, walaupun kita masuk di dalam perangkap, jerat setan, Tuhan tidak akan membiarkan kita menderita, karena kekuatanNya akan melepaskan kita, sebab kekuatanNya melebihi dari apapun yang ada di bumi ini, kuncinya adalah percaya dan berserah didalam doa.
Maka teruslah membantu sesamu JANGAN JERA & TAKUT...walaupun perangkap setan itu ada di mana - mana. Karena Tuhan yang akan berperang bagi kita.
Janganlah takut kepada mereka, sebab TUHAN Allahmu Dialah yang berperang untukmu. Ul. 3 : 22
No comments:
Post a Comment