Translate

Saturday, 9 March 2013

JANGAN JERA DAN TAKUT@About Life and Love

Sepenggal kisah ku untuk mu...JANGAN JERA DAN TAKUT....


Dalam perjalanan ke paris untuk menghadiri pernikahan adik , saya sempat di tahan dan di interogasi oleh polisi federal, serta akan di deportasi bila terbukti surat - surat saya palsu. Semua ini berawal dari perkenalan saya dengan seorang wanita muda di pesawat yang duduk di belakang saya, dia bertanya kepada saya melalui celah diantara tempat duduk, bagaimana caranya mengisi formulir kedatangan yang harus di serahkan di imigrasi, dia bertanya dalam bahasa inggris, kemudian saya membantu dia untuk mengisi formulir itu, lalu kita mulai saling berkenalan, ternyata dia juga dari indonesia. Ketika tiba di paris  airport kita tetap bersama sambil  mengobrol, sampai di imigrasi, dia berada di depan saya, dia menyerahkan pasportnya, petugas menyuruh dia duduk, lalu memanggil saya kemudian menyuruh saya duduk juga. Bingung saya ada apa ini, sampai sudah tidak ada orang lagi yang antri saya mendatangi petugas, ada apa dengan saya? dia tidak menjawab, sebaliknya dia bertanya siapa yang menjemput kamu disini? adik saya begitu jawabku dan dia mau pergi kerja, dia sesudah menunggu lama, petugas  katakan, nanti saya antar kamu, lalu meminta saya duduk kembali. Tidak berapa lama, saya datangi lagi petugas itu, kata kamu mau mengantar saya bertemu adik saya, kapan? dia mau kerja, pasti dia cemas saya katakan, petugas bertanya kepada saya, apakah ada surat yang menyatakan kamu dan dia bersaudara? woowww...mana mungkin saya bawa surat keluarga saya katakan, kalau kamu tidak percaya lihat saja wajah saya dan dia sama, kita seperti kembar. Tidak berapa lama, seorang polisi federal  membawa pasport saya keluar untuk mencari adik saya, sejenak kemudian dia kembali lagi sambil menganggukkan kepalanya kepada petugas yang lain. Kemudian saya mendengar  nama adik saya di panggil melalui pengeras suara, dan saya sendiri pun di bawa kedalam ruangan lain yang terpisah, dengan seorang polisi dan seorang petugas imigrasi didalamnya, mereka menginterogasi saya dengan berbagai pertanyaan dan menggeledah tas saya , setelah selesai pemeriksaan sesaat kemudian pintu di buka, ternyata itu adik saya, dia datang bersama polisi, dan langsung berbicara dengan petugas imigrasi yang menginterogasi saya, yang ternyata adik saya kenal, dari nada suaranya dan raut wajahnya saya tau pasti adik saya marah, walaupun saya tidak mengerti secara detail apa yang mereka bicarakan, karena dalam bahasa perancis.
Saya di perbolehkan pergi, dan petugas meminta maaf, lalu adik saya menjelaskan kepada saya bahwa mereka mengira saya berkomplot dengan wanita muda tadi, karena terlihat berbicara akrab, sebab wanita itu ternyata menggunakan pasport palsu.

Alamaaakkkkk apesnya...nolong malah kepentung judulnya..hehehe.....pengalaman seperti ini pasti akan ada dimana saja, mungkin saudara - i ku juga sudah pernah mengalami hal - hal yang hampir sama, bermaksud baik akhirnya kena batunya. Tapi janganlah hal ini membuat kita menjadi jera untuk membantu orang lain, juga membantu orang yang kita tidak kenal, kita harus hati - hati dan waspada itu tepatnya, dan percayalah bila niat kita baik, walaupun kita masuk di dalam perangkap, jerat setan, Tuhan tidak akan membiarkan kita menderita, karena kekuatanNya akan melepaskan kita, sebab kekuatanNya melebihi dari apapun yang ada di bumi ini, kuncinya adalah percaya dan berserah didalam doa.

Maka teruslah membantu sesamu JANGAN JERA & TAKUT...walaupun perangkap setan itu ada di mana - mana. Karena Tuhan yang akan berperang bagi kita.
Janganlah takut kepada mereka, sebab TUHAN Allahmu Dialah yang berperang untukmu. Ul. 3 : 22

No comments:

Post a Comment