Translate

Saturday, 16 March 2013

NASEHAT MAMI KU YANG SEDERHANA NAMUN BERHARGA. @ About Life and Love

Sepenggal kisahku untuk mu...
NASEHAT MAMI KU YANG SEDERHANA NAMUN BERHARGA..

Sewaktu aku masih muda dan belum berkeluarga, Mami ku selalu menasehatkan, perempuan itu harus bisa masak, karena laki - laki itu kuncinya di perut, kalau dia kenyang makan di rumah dia tidak akan pergi keluar untuk mencari makanan. Nasehat Mami ku ini sederhana tetapi berharga dan aku praktekkan didalam hidup rumah tangga ku sampai saat ini, sehingga dengan kecintaan ku akan memasak aku juga dapat membantu suami mencukupi kebutuhan rumah tangga kami. Memasak makanan dan menyediakannya bagi suami kelihatannya hal sederhana, tetapi bila sebagai seorang istri kita tidak melakukannya lambat laun akan membawa bencana dalam hidup rumah Tangga Kita. Pada awal - awal pernikahan karena cinta masih mekar, suami masih maklum , satu dua kali kita tidak memasak dia masih katakan it's ok darling, namun bila hal seperti ini berlansung terus setiap hari dia pulang kerumah, setelah lelah bekerja, perut lapar, dirumah tidak ada makanan, karena istri sibuk dengan BB, FB, Fitnes, arisan dan segudang kegiatan yang lain, maka akhirnya kesabarannya habis. Untuk menghindari keributan dia memilih mencari makanan di luar . Dengan Pergi keluar itulah kesempatan untuk bertemu orang ketiga tak dapat terhindari lagi, yang pada akhirnya, hanya karena masalah makanan keharmonisan rumah tangga menjadi hilang, cinta menjadi layu sehingga tak jarang berakhir dengan perpisahan.
Jangan biarkan kesibukan dan alasan tidak bisa memasak karena Kita tidak menyukainya merusak keharmonisan rumah tangga kita. Bila Kita telah berani melangkah kedalam jenjang pernikahan, sebagai wanita kita juga harus menjalankan tanggung jawab sebagai seorang istri dan ibu bagi suami dan anak- anak kita. karena itu adalah salah satu kodrat wanita untuk melayani suami dan keluarganya, tidak perduli betapapun pintar dan hebatnya dia. Ambilah tanggung jawab itu dan jalankanlah dengan sebaik - baiknya, meskipun tadinya Kita tidak bisa masak, seperti juga aku ketika remaja, tetapi dengan kemauan untuk belajar dan rasa tanggung jawab sebagai seorang istri , hal memasak buatku bukan lah menjadi suatu beban lagi, karena aku cinta untuk melakukannya, terlepas masakan yang Kita buat itu enak atau tidak, karena itu tergantung selera, namun suami akan melihat segala usaha dan kemauan kita serta menghargainya.

Semoga nasehat Mami ku yang sederhana ini dapat juga berarti bagi saudari ku semuanya....

No comments:

Post a Comment