Translate

Friday, 14 February 2014

GELOMBANG ITU TAK PERNAH BERAKHIR ( Bagian..9 )

Bagian...9 

Suami ku  seorang yang luar biasa, dia selalu positif, optimis dan selalu menyikapi semua yang terjadi dengan kepasrahan meski terkadang sebagai manusia tak jarang di warnai juga keraguan dan ketakutan serta kekecewaan, tetapi dengan cepat dia akan bangkit kembali, karena dia tidak mau membuat kesusahan bertambah pada dirinya  serta penderitaan  bagi  ku  istrinya, sebab dia begitu mengasihi  aku. kami sungguh bersyukur kepada Tuhan meskipun gelombang  demi gelombang terus datang menghempas, kami  masih  terus  dapat menikmatinya dengan senyum dan suka cita  sebab Tuhan yang maha baik selalu melimpahi kami dengan kekuatan kasihNya.

Puji Syukur pula kepada Tuhan saat ini suami  ku  hanya harus menjalani suntik insulin dua kali sehari yang sebelumnya empat kali sehari . Sampai saat aku  menuliskan kisah ini suami  ku  belum terlepas dari cobaan  saat ini dia  menderita  penyakit lainnya yaitu vertigo, sehingga  harus mengkonsumsi obat bila sakitnya ini datang  yang belakangan ini sering kali juga kambuh. 
Aku sendiri  masih bekerja di rumah sakit dan sudah mendapat pekerjaan full time disana . Teman kami yang mendapatkan donor ginjal juga keadaannya sangat sehat, lebih sehat dari suami ku dan sudah bekerja kembali.

Pergumulan  kami tak akan pernah berakhir karena kami masih harus  memikul  salib Tuhan sampai akhir hayat, tetapi kasih Tuhan akan selalu menguatkan kami itulah yang kami yakini. 
Semoga kisah hidup  ku  dan suami yang tidak sempurna  ini dapat menjadikan inspirasi, motivasi, serta kekuatan bagi sahabat terkasih semuanya. Andalkanlah Tuhan dalam segala hal maka Kamu akan di peliharanya.

----------SELESAI-------------

No comments:

Post a Comment