Suami ku seorang yang luar biasa, dia selalu positif, optimis dan selalu menyikapi semua yang terjadi dengan kepasrahan meski terkadang sebagai manusia tak jarang di warnai juga keraguan dan ketakutan serta kekecewaan, tetapi dengan cepat dia akan bangkit kembali, karena dia tidak mau membuat kesusahan bertambah pada dirinya serta penderitaan bagi ku istrinya, sebab dia begitu mengasihi aku. kami sungguh bersyukur kepada Tuhan meskipun gelombang demi gelombang terus datang menghempas, kami masih terus dapat menikmatinya dengan senyum dan suka cita sebab Tuhan yang maha baik selalu melimpahi kami dengan kekuatan kasihNya.
Puji Syukur pula kepada Tuhan saat ini suami ku hanya harus menjalani suntik insulin dua kali sehari yang sebelumnya empat kali sehari . Sampai saat aku menuliskan kisah ini suami ku belum terlepas dari cobaan saat ini dia menderita penyakit lainnya yaitu vertigo, sehingga harus mengkonsumsi obat bila sakitnya ini datang yang belakangan ini sering kali juga kambuh.
Aku sendiri masih bekerja di rumah sakit dan sudah mendapat pekerjaan full time disana . Teman kami yang mendapatkan donor ginjal juga keadaannya sangat sehat, lebih sehat dari suami ku dan sudah bekerja kembali.
Pergumulan kami tak akan pernah berakhir karena kami masih harus memikul salib Tuhan sampai akhir hayat, tetapi kasih Tuhan akan selalu menguatkan kami itulah yang kami yakini.
Semoga kisah hidup ku dan suami yang tidak sempurna ini dapat menjadikan inspirasi, motivasi, serta kekuatan bagi sahabat terkasih semuanya. Andalkanlah Tuhan dalam segala hal maka Kamu akan di peliharanya.
----------SELESAI-------------
No comments:
Post a Comment