Translate

Thursday, 29 May 2014

KANCIL DAN SIPUT...( Cerita ku untuk mu )


Seekor kancil mengajak seekor siput berlomba lari mengelilingi hutan, kata kancil, siput kamu mulai dulu dech, kamukan jalannya pelan, nanti 10 menit aku baru menyusul, sudah pasti aku yang akan menang katanya dengan sombong.

Siput katakan ok, lalu dia mulai berjalan, sepuluh menit kemudian si kancil sudah berada disisi siput, sambil mengejek dia katakan apa aku bilang, pasti aku yang menang dech byee, sampai ketemu di garis finish esok hari katanya, sambil berlari. Siput hanya tersenyum saja, sambil terus berjalan.

Dua jam kemudian sang siput sampai di garis finish disambut gegap gempita seisi hutan, hore - hore siput kau pemenang ...teman - temannya berteriak,  dengan bingung siput bertanya bukankah kancil yang lebih dahulu sampai di garis finish?, bukan kamulah siput, kata teman - temannya lagi..hah  sangat kaget siput mendengarnya, jadi kemana si kancil?, begitu lama mereka menunggu, sehingga hari mulai senja, karena kuatir takut terjadi sesuatu  dengan kancil akhirnya siput mengajak teman - temannya untuk mencarinya, sambil berteriak - teriak mereka memanggil - manggil namanya,  setelah beberapa saat sang siput mendapati si kancil sedang tertidur dibawah pohon, tampaknya dia sangat kelelahan.

Siput membangunkannya,  hei kancil bangun, mengapa engkau berada disini, sedangkan aku menunggumu di garis finish, kancil katakan dengan sedih,  maafkan aku siput yang telah mengejekmu karena kesombongan ku, aku tersesat, dan tak tahu jalan keluar dari tempat ini,  sehingga aku kelelahan, terima kasih engkau telah bersusah payah untuk mencariku.

Pada umumnya manusia yang merasa kuat sering kali menganggap remeh mereka yang lemah. Sifat sombong dan tinggi hati itulah yang membutakan kita dan sering kali karena sifat - sifat itu pulalah kita jatuh.

Maka rendah hatilah seperti siput dan selalu bersabar walaupun semuanya terlihat berjalan pelan namun
pastinya akan sampai dengan selamat di garis akhir..Semoga..

Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan. Ams 18 : 12

No comments:

Post a Comment