Senin 5 January 2015, ks Mat 4: 12-17,23-25
Mendengar, bahwa Yohanes telah ditangkap, menyingkirlah Yesus ke Galilea.
Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali,
bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang."Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"
Orang - orang di Kapernaum dapat merasakan terang Tuhan ketika Dia tinggal dan diam disana sehingga banyak mujizatNya terjadi disitu. Diantaranya Ibu mertua Petrus yang di sembuhkan dari demam ( Mat 8:14-15 ), orang lumpuh yang disembuhkan ( Mrk 2:1-12 ), Yesus menyembuhkan Wanita yang telah menderita pendarahan selama 12 th ( Mrk 5:25-34 ), Yesus membangkitkan anak perempuan Yairus yang telah mati ( Luk 8:40-56 ), Yesus menyembuhkan dua orang buta ( Mat 9: 27-31 ) dan lainnya.
Begitu banyak mujizat yang terjadi di sana karena mereka yang tadinya berada di dalam kegelapan mau di ubah oleh Yesus, mereka percaya kepadaNya, sehingga karena keyakinan mereka itu maka mereka dapat melihat terang Tuhan yang nyata di dalam kehidupan mereka.
Kemauan kita untuk di ubahkan oleh Tuhan dari sosok gelap yang tak berarti menjadi terang suka cita itu membutuhkan komitment, serta pengorban. Seperti emas yang harus di bakar dan di bentuk untuk menjadi perhiasan yang indah. Batu yang harus diasah untuk menjadi permata yang cemerlang.
Banyak orang yang tidak begitu memahami hal ini, sehingga ketika mengalami persoalan hidup akhirnya berbalik menyalahkan Tuhan, mengapa hidup ku menderita setelah mengikuti Engkau?
Yesus sendiri menangung penderitaan untuk setia kepada BapaNya, tetapi akhirnya Dia beroleh kebahagian kekal. Kita semua yang mau di ubahkan olehnya untuk beroleh kebahagian kekal juga akan menangung penderitaan seperti diriNya, pertanyaannya bagi kita semua siapkah kita untuk itu? semoga
Ya Tuhan bentuklah kami seturut kehendak Mu agar kami dapat menjadi seperti yang Engkau inginkan, dan berilah kami kekuatan Mu magar kami dapat melalui setiap proses dengan tetap berpegang teguh kepada Mu. Amin
No comments:
Post a Comment