Kesabaran dan Niat Tulus ku di uji Tuhan
Tanggal 4 November 2015, sebelum jam 2 dini hari aku telah terjaga, meskipun aku telah meminta pihak hotel untuk wake up call jam 2 pagi.
Mata ku tak dapat terpejam kembali karena kuatir terlambat berangkat ke airport untuk perjalanan ku ke Labuan Bajo ( Flores ), tempat pertama yang akan aku singgahi.
Jam 3 pagi taksi ku tiba dalam perjalanan ke Airport, aku sempat berbincang - bincang dengan Bapak supir taksi, dia bertanya aku mau pergi kemana?
ku katakan tujuan ku ke Labuan Bajo melalui Bali, lalu dia katakan Bu sepertinya lapangan terbang di Bali di tutup karena Gunung Rinjani meletus. Oh ya kata ku, karena tidak sempat mendengarkan berita sebelumnya, tetapi ya sudah kita lihat saja bagaimana nanti kataku, kalau memang tidak bisa berangkat apa mau dikata, karena itupun demi keselamatan.
Aku tiba hampir jam 4 pagi di Airport Soekarno Hatta, setelah Checkin dan membayar kelebihan bagasi aku langsung menuju ruang tunggu, sekitar jam 5 pagi ada pemberitahuan pertama bahwa pesawat Garuda di tunda penerbangannya menjadi jam 6 am, sekitar sepuluh menit kemudian ada pengumuman kedua pesawat di tunda lagi jam 6.30 am. Aku tetap menunggu dengan tenang, terdengar kembali pengumuman yang ketiga pesawat di tunda kembali penerbangannya ke jam 8.30 am.
Kebetulan di seberang ku ada seorang Ibu yang berdomisili di Labuan Bajo dan kami pun sempat berbincang - bincang saat itu, dan ketika jam telah melewati 8.30 am ada pengumuman kembali bahwa penerbangan untuk hari itu di batalkan.
Bersama - sama dengan Ibu itu aku menuju customer service Garuda untuk reschedule penerbangan ku.
Antrian panjang sekali saat itu, dan semua orang bingung, termasuk aku sendiri karena Para Romo dan Suster dari Ruteng telah menunggu ku di Labuan Bajo. Ketika giliran ku tiba aku meminta kepada petugas untuk mereschedule ticket ku untuk keberangkatan pada hari berikutnya, tetapi ternyata esok hari tidak ada penerbangan. Ku coba merubah route melalui jalan lain yaitu kupang tetapi ternyata sudah penuh, akhirnya setelah sekian lama ku putuskan untuk menggambil saja penerbangan tanggal 10, karena hanya itu yang masih tersedia.
Saat itu sempat terpikir oleh ku untuk tidak jadi berangkat ke Flores, karena ternyata kok sulit sekali ya, ah mungkin lebih enak stay saja di Jakarta berkumpul bersama keluarga. Namun segera ku tepis godaan itu, lalu aku menghubungi Romo Benny yang sebelumnya mengurus ticket ku dari Ruteng. Beliau katakan ibu sabar ya saya akan coba mencarikan ticket lain dengan penerbangan lain.
Dalam perjalanan menuju rumah adik ku seorang bapak dari Labuan bajo menghubungi aku, dia adalah orang yang di minta Romo untuk mengurus ticket keberangkatan ku selanjutnya. Puji Tuhan ada penerbangan yang tersedia untuk keesokan hari, yaitu dengan Lion Air meskipun aku harus menunggu sekitar 7 jam di kupang karena keesokan harinya baru ada penerbangan ke Labuan Bajo, aku katakan ok, aku ambil saja. Lega rasanya aku sudah punya ticket baru dan kerinduan ku untuk datang ke Flores tidak sirna.
Sekalipun ticket Garuda ku yang di batalkan bukan karena kesalahan ku tetapi karena kejadian alam dan hanya di kembalikan 25%nya, semua kekecewaan ku akhirnya terbayar lunas dengan suka cita yang penuh.
Akhirnya pada tanggal 6 jam 10 pagi aku dapat sampai di Labuan Bajo, dan sebelumnya sempat singgah di kupang selama 7 jam beristirahat di rumah Bp. Norbert dan Ibu Yovita yang tidak aku kenal sebelumnya.
Terima kasih untuk Romo Benny yang telah mengatur seluruh perjalanan ku, hingga aku pun dapat bertemu dengan keluarga yang baik seperti Bp. Norbert dan Ibu Yovita.
Melalui segala pergumulan dalam perjalanan pelayanan ku ke Flores ini, aku katakan kepada Suster dan Romo bahwa kesabaran dan niat tulus ku benar - benar di uji oleh Tuhan.
Apakah ini yang sungguh aku inginkan? apakah aku melakukan ini hanya untuk kepentingan diri ku, untuk mencari popularitas saja ? atau sungguh untuk melayani sesama bagi kemuliaan nama Tuhan?.
Sekali lagi hanya Tuhan yang tahu jawabannya, hingga akhirnya Dia sungguh mengijinkan aku melakukan perjalanan ku di Flores tanpa mengalami hambatan dan kesulitan lagi.
Apapun yang kita lakukan dengan niat dan hati yang tulus pada akhirnya akan berbuah suka cita.
No comments:
Post a Comment